Postingan

Analisis Video "Pemanfaatan Aset dengan BAGJA"

Analisis Video “Pemanfaatan Aset dengan BAGJA” Pada Pendidikan Calon Guru Penggerak, kami disuguhkan sebuah video untuk dianalisis dan cermati. Hasil analisis dituangkan melalui beberapa pertanyaan. Video dapat diakse melalui tautan berikut: https://www.youtube.com/watch?v=YMflitCt1yI&t=741s   Analisis yang saya lakukan dapat dirinci berdasarkan pertanyaan-pertanyaan berikut ini: Kira-kira apakah visi dari sekolah tempat guru dalam video tersebut mengabdi? Dari pemaparan di dalam video ”Pemanfaatan Aset dengan BAGJA” dapat disimpulkan bahwa visi sekolahnya adalah   "Mewujudkan murid berkarakter mandiri, kolaboratif, Kreatif untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan menyenangkan". Apakah prakarsa perubahan yang akan dilakukan oleh guru dalam tayangan video? Prakarsa perubahan yang dilakukan oleh guru dalam tayangan video tersebut adalah “Mewujudkan ruang belajar yang nyaman dan menyenangkan”. Apakah Pertanyaan Utama dari kegiatan yang dilakukan ole...

Studi Kasus Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-nilai Kebajikan Sebagai Pemimpin

  Sejak pandemi covid-19 melanda dunia, seluruh lini kehidupan manusia terpengaruh, tidak terkecuali dunia pendidikan. Proses belajar mengajar beralih dilakukan dengan cara daring. Dunia bisnis secara keseluruhan juga terkena imbasnya. Banyak orang kehilangan pekerjaan dan berkurang pendapatannya. Hal ini membuat beberapa orangtua murid memindahkan sekolah anak-anaknya ke sekolah yang lebih murah atau menunda menyekolahkan anak-anaknya, terutama di jenjang pendidikan usia dini atau taman kanak-kanak. Banyak TK dan Kelompok Bermain yang menjadi kekurangan murid, tak terkecuali TK dan Taman Bermain Pelangi. Jumlah murid yang telah mendaftar untuk tahun ajaran depan menurun drastis bila dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.  Kepala sekolah, Ibu Marina, pun harus membuat keputusan yang sulit dalam hal pengelolaan anggaran sumber daya manusia. Dengan turunnya jumlah murid, yayasan menetapkan 5 dari 10 gurunya perlu diberhentikan, agar biaya operasional bulanan sekolah tetap aman dan...

Study Kasus Budaya Positif

Gambar
Ilustrasi murid bahagia di kelas. Lokasi: SMP PGRI Mako    Di dalam ruang kolaborasi Modul 1.4 Pendidikan Guru Penggerak, kami diminta untuk menganalisis  kasus sebagai simulasi. Terdapat 4 kasus simulasi yang harus dianalisis. Dalam ulasan kali ini, akan menganalisis satu demi satu pada setiap kasusnya. Study kasus ini diperuntukkan agar guru mampu menganalisis kasus dan dapat mengambil keputusan. Budaya positif yang diterapkan adalah menanamkan nilai-nilai kebajikan. Study Kasus I Guru Matematika dan wali kelas 8, Ibu Santi sakit, sehingga tidak dapat masuk dan mengajar. Akhirnya dicarikan guru pengganti, Ibu Eni. Ibu Eni baru 2 tahun menjadi guru SMP. Beberapa murid perempuan, Fifi dan Natali, mengetahui hal ini dan mulai menggunakan kesempatan dan bersikap seenaknya, tertawa dan tidak mengindahkan kehadiran Ibu Eni. Ibu Eni mencoba mendekati kedua murid perempuan tersebut dan menegur mereka dengan halus, namun ketiganya tetap berlaku tidak pantas. Mereka tetap...

Rancangan Kegiatan Inovatif Menggunakan Aplikasi Canva dalam Pembelajaran Berbasis Proyek

Gambar
    Contoh sederhana pembuatan poster via Canva Peran sebagai guru bukanlah sekadar transfer ilmu. Terdapat peran dan nilai-nilai yang lebih dari itu. Guru berperan sebagai penggerak ekosistem sekolah diharuskan memiliki nilai-nilai dalam diri yang bukan hanya berilmu dan transfer ilmu. Di lansir dari modul dalam Program Pendidikan Guru Penggerak yaitu modul 1.2 yang berjudul Nilai dan Peran Guru Penggerak bahwa terdapat beberapa nilai-nilai guru penggerak, yaitu: 1.       B erpihak pada murid 2.        Inovatif 3.        Kolaboratif 4.        Reflektif 5.        Mandi ri Pada ulasan kali ini akan berfokus pada nilai guru yang inovatif, dispesifikasi inovatif dalam menggunakan media pembelajaran berbasis proyek dengan menggunakan salah satu aplikasi atau perangkat lunak. Aplikasi yang digunakan untuk membuat proyek yaitu aplikasi...

Pemahaman dari Filosofis Pendidikan Ki Hajar Dewantara dan Penerapannya di Sekolah Masa Kini

Gambar
Sumber gambar: Wikipedia             Proses pendidikan tentu tidak berjalan dengan sendirinya. Ada pelopor yang berpengaruh besar dalam perjuangan menyamaratakan hak memperoleh pendidikan. Nama yang tak akan pernah lekang oleh zaman adalah Ki Hajar Dewantara, yang disebut juga Bapak Pendidikan. Beliaulah yang memperjuangkan hak masyarakat Indonesia untuk dapat mengenyam pendidikan, dan di masa kini beliaulah panutan para penerus proses pendidikan yaitu guru dan siswa. Telah lekat pemikiran kolod bahwa anak dididik itu bermaksud diubah dari tidak baik menjadi baik. Dipaksa tidak mau menjadi mau. Dipaksa dari tidak bisa menjadi bisa. Nyatanya tidak semua anak harus mau. Tidak semua anak harus bisa sesuatu yang memang tidak harus bisa. Kita tidak akan pernah mampu memaksa ikan untuk terbang dan memaksa burung untuk menyelam, bukan? Yang seharusnya, jika jadi burung, terbanglah menembus cakrawala, dan jika menjadi ikan, menyelamlah di laut terdalam untuk...